Landing page atau company profile?

Pahami perbedaan landing page dan company profile agar pilihan website Anda sesuai tujuan bisnis.

Memilih bentuk website sebaiknya dimulai dari tujuan, bukan dari jumlah halaman. Dua pilihan yang sering dibandingkan adalah landing page dan company profile. Keduanya bisa terlihat rapi, cepat dibuka, dan mengarahkan pengunjung ke WhatsApp, tetapi cara kerjanya berbeda.

Landing page berfokus pada satu tindakan

Landing page biasanya memiliki satu alur yang sangat jelas. Pengunjung datang untuk memahami satu penawaran, lalu melakukan tindakan seperti menghubungi bisnis, mengisi formulir, mendaftar, atau meminta proposal. Isi halaman disusun untuk mendukung tindakan tersebut.

Strukturnya dapat berisi masalah yang ingin diselesaikan, penjelasan singkat tentang layanan, manfaat yang relevan, contoh tampilan, proses kerja, pertanyaan umum, dan tombol ajakan. Bagian-bagiannya tidak harus panjang. Yang penting, setiap bagian membantu pengunjung menjawab pertanyaan sebelum mengambil langkah berikutnya.

Kapan landing page lebih sesuai?

Landing page cocok ketika Anda sedang mengenalkan satu layanan, satu program, satu acara, atau satu penawaran dengan sasaran yang spesifik. Bentuk ini juga berguna ketika lalu lintas datang dari satu kampanye atau tautan tertentu. Pengunjung tidak perlu menjelajah banyak halaman karena informasi utama sudah berada dalam satu alur.

Namun, landing page tetap perlu menjelaskan siapa bisnis Anda dan bagaimana pengunjung bisa menghubungi Anda. Halaman yang terlalu singkat dapat membuat konteks hilang, sedangkan halaman yang terlalu ramai bisa mengaburkan tindakan utama. Pilih informasi yang benar-benar mendukung tujuan.

Company profile menjelaskan bisnis secara lebih luas

Company profile adalah website yang membantu orang mengenal bisnis dari beberapa sisi. Selain layanan utama, website dapat memiliki halaman tentang, portofolio, layanan, pertanyaan umum, artikel, dan kontak. Struktur ini memberi ruang untuk kebutuhan pengunjung yang berbeda.

Bentuk ini sesuai untuk bisnis yang ingin membangun kepercayaan dalam jangka panjang. Calon pelanggan dapat membaca cara kerja, melihat contoh layanan, memahami cakupan pekerjaan, lalu memilih jalur kontak yang paling nyaman. Company profile juga memberi rumah sendiri untuk informasi yang sebelumnya tersebar di media sosial.

Kapan company profile lebih sesuai?

Pilih company profile ketika bisnis memiliki beberapa layanan, melayani tipe pelanggan yang berbeda, atau perlu menjelaskan proses dan latar belakang secara lebih lengkap. Website ini juga cocok ketika Anda ingin membangun sumber informasi yang dapat dirawat dan dikembangkan dari waktu ke waktu.

Jumlah halaman bukan tujuan utama. Setiap halaman sebaiknya memiliki fungsi yang jelas. Layanan yang belum siap dijelaskan tidak perlu dipaksakan masuk. Konten yang sedikit tetapi terarah biasanya lebih mudah dirawat daripada banyak halaman yang kosong.

Cara menentukan pilihan

Tulis satu kalimat tujuan website Anda. Contohnya, Anda ingin calon pelanggan memahami satu jasa lalu menghubungi Anda, atau Anda ingin orang mengenal beberapa layanan dan melihat cara kerja bisnis. Kalimat ini membantu menentukan apakah alur tunggal atau struktur beberapa halaman lebih masuk akal.

Berikutnya, catat pertanyaan yang paling sering muncul sebelum seseorang menghubungi Anda. Jika semua jawaban dapat disusun dalam satu alur tanpa mengulang terlalu banyak, landing page mungkin cukup. Jika jawabannya terbagi ke topik berbeda, company profile memberi navigasi yang lebih nyaman.

Perhatikan juga bahan yang sudah tersedia. Logo, foto, deskripsi layanan, contoh pekerjaan, dan kontak dapat membantu menentukan kedalaman halaman. Anda dapat melihat contoh arah tampilan di halaman Demo, lalu membicarakan struktur yang paling sesuai lewat halaman Kontak.

Periksa pula cara isi akan dirawat. Landing page dapat berubah saat penawaran berganti, sedangkan company profile perlu diperbarui ketika layanan atau kontak berubah. Tentukan siapa yang memeriksa informasi agar perubahan kecil tidak tertinggal.

Untuk bisnis baru, versi pertama tidak perlu menampung semua kemungkinan. Mulailah dari pertanyaan yang paling sering muncul dan catat pertanyaan baru setelah website digunakan. Catatan itu dapat menjadi dasar penambahan halaman berikutnya.

Gunakan percakapan awal untuk menguji struktur. Tanyakan bagian mana yang ingin dibaca lebih dulu, informasi apa yang masih kurang, dan tindakan apa yang terasa paling alami. Jawaban ini bukan pengganti riset yang lebih lengkap, tetapi dapat membantu Anda menyusun urutan halaman dengan lebih tenang. Setelah struktur disepakati, siapkan pemilik untuk setiap bagian informasi agar website tetap relevan setelah tayang. Anda juga dapat meminta orang yang tidak terlibat dalam proyek untuk membaca alurnya. Jika mereka berhenti karena istilah atau navigasi kurang jelas, catatan tersebut berguna untuk revisi sebelum halaman dipublikasikan.

Ringkasan

  • Landing page cocok untuk satu tujuan dan satu tindakan utama.
  • Company profile cocok untuk menjelaskan bisnis, layanan, dan proses secara lebih luas.
  • Pilih berdasarkan tujuan, pertanyaan pengunjung, dan bahan konten yang tersedia.
  • Struktur yang sederhana lebih berguna daripada jumlah halaman yang banyak.

Jika Anda masih membandingkan keduanya, kirim konteks bisnis Anda lewat WhatsApp Jelly Studio. Kami dapat membantu memetakan struktur awal tanpa menggantikan keputusan Anda.

Ingin membahas kebutuhan website Anda?

Ceritakan konteks bisnis Anda setelah membaca panduan ini.

Chat WhatsApp sekarang
Chat WhatsApp sekarang